Friday, November 18, 2011

Ini Cara AS Dongkrak Jumlah Mahasiswa Asing


Hanna Meinita
Image: corbis.com
Image: corbis.com
WASHINGTON – Demi meningkatkan pelajar asing, Amerika Serikat akan mempercepat proses pemberian visa pelajar.

Terobosan pemerintahan Barack Obama ini dilakukan melalui Biro Departemen Konsuler yang akan memberikan siswa persetujuan visa prioritas khusus.

Dalam sebuah pernyataan di International Education Week, Departemen Luar Negeri AS menyatakan, semua kedutaan besar dan Konsulat AS mempercepat proses visa bagi pelajar asing untuk memastikan mereka yang memenuhi syarat dapat memulai program akademis tepat waktu.

Sejak lama, mahasiswa asing mengeluhkan kompleksitas dan kesulitan dalam mengajukan permohonan visa ke Amerika.

Untuk mengatasi masalah ini, departemen telah mengambil kebijakan untuk mempersingkat masa tunggu maksimum persetujuan visa menjadi kurang dari 15 hari. Pelajar asing dapat mengajukan permohonan untuk visa hingga 120 hari sebelum program akademik dimulai. Demikian seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (15/11/2011).

Kebijakan ini dibuat setelah laporan tahunan terbaru menyebutkan bahwa jumlah mahasiswa asing di Amerika meningkat hingga 30 persen selama satu dekade terakhir.

Menurut data yang diterbitkan Institute of International Education, jumlah pelajar asing yang kuliah di Amerika meningkat hingga lima persen atau sebesar 723.277 siswa pada tahun ajaran 2010/2011. Data menyebutkan, pelajar asing yang paling banyak kuliah di Amerika berasal dari China.

Selama diskusi yang digelar di Washington DC, pada Senin (14/11/2011) waktu setempat, Kepala Deputi Asisten untuk Urusan Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri, Adam Ereli menekankan manfaat dari kehadiran mahasiswa asing di Amerika. "Mahasiswa asing memperkaya universitas Amerika dengan ide dan cara berpikir baru," ujar Ereli.

Pertukaran pendidikan juga membantu membentuk dan mengonsolidasikan hubungan antara Amerika dan negara lain dengan mempromosikan saling pengertian. Selain itu, pendidikan asing termasuk penyumbang pendapatan Amerika karena menghasilkan miliaran dolar.(rfa)

No comments:

Post a Comment